HOME

"WELCOME TO DESA WISATA NGLINGGO WELCOME TO DESA WISATA NGLINGGO WELCOME TO DESA WISATA NGLINGGO WELCOME TO DESA WISATA NGLINGGO WELCOME TO DESA WISATA NGLINGGO WELCOME TO DESA WISATA NGLINGGO WELCOME TO DESA WISATA NGLINGGO SEJUK...INDAH...RAPI...NYAMAN...BERSERI...










Kesenian Tradional
  • Lengger Tapeng
  • Lengger Anak
  • Jathilan 

Wisata Kuliner
  • Geblek
  • Nasi Rempah
  • Kripik Singkong
  • Tawonan
  • Gula Aren
  • Kopi Hitam
  • Teh Sangit
 
Paket Wisata
  • Jelajah Desa Wisata
  • Wisata Alam Perkebunan Teh
  • Melihat dan belajar tentang Pembuatan Gula Aren
  • Melihat dan belajar tentang Pembuatan Kopi Hitam
  • Melihat dan belajar tentang Pembuatan Teh Sangit
  • Melihat dan belajar tentang Pembuatan Batik Tradisional
  • Melihat dan belajar tentang Pembuatan Topeng
  • Belajar Tari Lengger Tapeng
 

Penginapan (Homestay)
Tersedia Inap Desa (Homestay) sebanyak 23 (Dua Puluh Tiga) buah rumah penduduk, dengan kapasitas rata-rata 4 orang per rumah.


Fasilitas Lokasi Desa Wisata :
  • Tempat Pertemuan, untuk 100 orang 
  • Kantor Pusat Informasi 
  • Pusat Jajanan, jenis makanan yang dijual: teh daun, keripik singkong, Geblek, Nasi Rempah, Kripik Singkong, Tawonan, Gula Aren, Kopi Hitam, Teh Sangit, aneka makanan dan minuman ringan. 
  • Tempat Parkir luas
  • Melayani  perjalanan antar - jemput menuju lokasi


ALAMAT : 
 NGLINGGO , DESA PAGERHARJO, KECAMATAN SAMIGALUH,
KAB. KULON PROGO , YOGYAKARTA

TENTANG DUSUN NGLINGGO DAN PARIWISATANYA

Sejarah Nglinggo
    Menurut cerita yang turun temurun, keberadaan dusun Nglinggo tidak terlepas dariperistiwa sejarah Pangeran Diponegoro. Diceritakan bahwa pada jaman itu 3 orang pengikut setia Pangeran Diponegoro, yang bernama Ki Linggomanik, Ki Dalem Tanu, dan Gagak Roban mendapatkan wilayah menoreh, yang sekarang meliputi Kulon Progo, Magelang dan Purworejo, sebagai wilayah kosentrasi bergerilyanya melawan Kompeni Belanda. Sebagai pusat perjuangan dipilihlah lokasi yang berada di puncak pegunungan menoreh. Sebuah tempat yang strategis untuk menyusun strategi kan mengamati pergerakan kompeni Belanda. Tempat ini kemudian dinamakan Nglinggo, diambil dari nama pemimpinnya yaitu Ki Linggo Manik.
    

Sebagai bukti sejarah, saat ini kita bisa menjumpai adanya 3 petilasan yang banyak ditumbuhi pepohonan besar berumur ratusan tahun. Tempat ini sekarang masih dijaga kelestariannya oleh masyarakat dan menjadi obyek wisata spiritual.
Desa Wisata Nglinggo adalah sebuah pegunungan menoreh yang terletak di puncak pegunungan Menoreh.
Secara atministrative merupakan wilayah dari 2 buah dusun, yaitu Nglinggo Barat dan Nglinggo Timur, di desa Pagerharjo, kecamatan Samigaluh, kabupaten Kulon Progo, DIY.
    Berada pada ketinggian 900-1000 m dpl sehingga sehari-hari desa ini berhawa sejuk disiang hari dan dingin dimalam hari. Jika kabut mulai menyelimuti desa ini pada pagi hari dan menjelang sore, seolah-olah kita berada di “Negeri Atas Awan”.
    Berbekal panorama yang elok serta adat-istiadat  dan budaya yang menarik maka pada tahun 2004 desa ini ditetapkan sebagai Desa Wisata Nglinggo. pada tahun 2009 juga mendapat gelar sebagai desa Wisata ter-Unik di DIYAKSES MENUJU LOKASI


*  Jika anda datang dari Yogyakarta, dari Tugu terus aja ke arah Barat sampai perempatan Kenteng Nanggulan belok kanan hingga perempatan Dekso Kalibawang kemudian belok kiri melalui jalan yang berkelok-kelok dan menanjak yang dikelilingi perbukitan menoreh serta dibawahnya mengalir sungai yang jernih. Setelah melewati Kantor Kecamatan Samigaluh anda akan menjumpai terminal terakhir (plono) kemudian belok kanan dan sampailah anda di Desa Wisata Nglinggo. Jarak dari kota Yogyakarta kira-kira 35 km.

*   Jika anda datang dari arah Wates sebaiknya mengambil jalan Wates-Pengasih-Nanggulan. Sampai di perempatan Kenteng Nanggulan anda terus saja seperti petunjuk diatas.


*   Jika anda datang dari arah Borobudur sebaiknya mengambil jalan Borobudur-Mendut. Pertigaan Candi Mendut anda ambil arah kanan menuju Kalibawang. hingga perempatan Dekso. Sampai di perempatan Dekso Kalibawang anda terus saja seperti petunjuk diatas.
    

Sebelum menuju ke Desa Wisata Nglinggo sebaiknya anda kontak dulu ke nomor kami. dengan senang hati kami akan memandu perjalanan anda atau menjemput anda.

Jelajah Alam
Nglinggo merupakan daerah perbukitan, disana kita akan menemui  sungai yang jernih, bukit-bukit kecil, serta pohon pinus yang menghampar. Kita juga bisa menikmati udara segar didalam hutan pinus.
ada tiga jalur yang bisa dipilih, jalur pendek (1 jam), jalur sedang (2 jam), jalur panjang (3 jam).


Seni Budaya
Lengger Tapeng merupakan kesenian yang ada di Nglinggo. selain itu juga ada Lengger Anak, dan jatilan.
Untuk Lengger Tapeng bisa bermain antara durasi 30 menit, 60 menit, untuk semua lakon bisa pentas dengan durasi 5 jam. Ada juga beberapa pelukis yang tinggal dan membuat studio serta bekerja seni di desa ini.
Makanan Khas
Tawonan, nasi rempah, klemet, geblek, gula aren bisa anda cicipi sambil menikmati suara kicau burung dan sepoi-sepoi angin gunung.
Bumi Perkemahan
Bukit datar dan hamparan kebun teh merupakan salah satu andalan kami dalam mengemas bumi perkemahan. serta suasana yang sunyi dan lengang,
tidak lupa bukit yang tinggi memudahkan kita untuk menyaksikan munculnya sang surya di ufuk timur sampai tenggelam di ufuk barat.
 

Permainan
Bermain sangatlah digemari oleh remaja, apalagi anak-anak, di tempat ini kami juga menyediakan banyak tempat untuk bermain di alam bebas. agar kita lebih dekat mengenal alam pegunungan.



PETA LOKASI DESA NGLINGGO


RUTE PERJALANAN DESA WISATA NGLINGGO :
Jika anda datang dari Yogyakarta, dari Tugu terus aja kebarat sampai perempatan Kenteng Nanggulan belok kanan hingga perempatan Dekso Kalibawang kemudian belok kiri melalui jalan yang berkelok-kelok dan menanjak yang dikelilingi perbukitan menoreh serta dibawahnya mengalir sungai yang jernih. Setelah melewati Kantor Kecamatan Samigaluh anda akan menjumpai terminal terakhir (plono) kemudian belok kanan dan sampailah anda di Desa Wisata Nglinggo. Jarak dari kota Yogyakarta kira-kira 35 km.

  Jika anda datang dari arah Wates sebaiknya mengambil jalan Wates-Pengasih-Nanggulan. Sampai di perempatan Kenteng Nanggulan anda terus saja seperti petunjuk diatas.

Jika anda datang dari arah Borobudur sebaiknya mengambil jalan Borobudur-Mendut. Pertigaan Candi Mendut anda ambil arah kanan menuju Kalibawang. hingga perempatan Dekso. Sampai di perempatan Dekso Kalibawang anda terus saja seperti petunjuk diatas.



ALAMAT :
JL. DEKSO - PLONO, KELURAHAN PAGERHAJO, KECAMATAN SAMIGALUH, KABUPATEN KULON PROGO, YOGYAKARTA.




NGLINGGO PHOTOGRAPHY NEWS

KUNJUNGAN WISATA 4 HARI SMU DON BOSCO CIKARANG
10-13 MARET 2014
















 PENTAS SENI DESA WISATA NGLINGGO

 




 

AIR TERJUN NGLINGGO


 Air terjun ini terlatak di desa wisata nglinggo samigaluh, air terjun ini juga sering di sebut curug watu jonggol, untuk mencapai tempat ini harus menempuh jarak 200m dengan kondisi track yang curam. air terjunya masih sangat alami dan deras dengan beberapa tumbuhan khas daerah pegunungan di sekeliling nya yang membuat tempat ini jadi semakin nyaman.untuk ke tempat ini disarankan untuk membawa bekal yang cukup karena track nya sangat melelahkan dan tidak ada warung di sekitar air terjun.
Keindahan air terjun diatas ketinggian 900 meter diatas permukaan laut, dengan udara sejuk khas pegunungan dengan tumbuhan dan pepohonan hijau yang begitu menawan. Perjalanan menuju air terjun grojogan ini mempunyai track yang cukup menantang dan curam, namun tak perlu kuwatir karena jalannya sudah dibuatkan jalan setapak.  



HOMESTAY (RUMAH PENGINAPAN)

HOMESTAY (RUMAH PENGINAPAN)

(FOTO SEDANG DALAM PROSES)

Harga Paket untuk Homestay adalah Rp.100.000,- sehari-semalam untuk 1 (satu) orang


FASILITAS HOMESTAY :
  • Inap
  • Makan 3 (tiga) kali sehari, dengan menu makanan lokal khas Desa Nglinggo
  • Kamar Tidur
  • Toilet dan kamar mandi














 

HARGA PAKET WISATA NGLINGGO

HARGA PAKET DESA WISATA NGLINGGO
  • Wisata belajar membatik, harga perpaket Rp. 1.500.000 untuk 20 (dua puluh) orang
  • Kunjungan pembuatan Gula Aren, harga perpaket Rp. 150.000
  • Kunjungan pembuatan Kopi Hitam, harga perpaket Rp. 150.000
  • Kunjungan pembuatan Teh Sangit, harga perpaket Rp. 150.000
  • Kunjungan pembuatan Topeng, harga perpaket Rp. 150.000
  • Pelatihan Tari Lengger, harga perpaket Rp. 1.500.000



AGENDA PAKET WISATA UNTUK ROMBONGAN
HARI PERTAMA
Pukul 08.00 – 10.00 WIB                : Mandi dan Makan (Persiapan awal)
Pukul 10.00 – 12.00 WIB                : Belajar Pembuatan Kopi Hitam (Proses Tradisional)
Pukul 12.00 – 14.00 WIB                : Istirahat makan siang
Pukul 14.00 – 17.00 WIB                : Melihat perkebunan Teh
Pukul 17.00 – 19.00 WIB                : Istirahat makan malam
Pukul 19.00 – 21.00 WIB                : Belajar Tari Lengger Tapeng
Pukul 21.00 – 06.00 WIB                : Istirahat

HARI KEDUA
Pukul 06.00 – 08.00 WIB                : Mandi dan Makan
Pukul 08.00 – 12.00 WIB                : Belajar Membatik Tulis (Batik Tradisional)
Pukul 12.00 – 13.00 WIB                : Istirahat makan siang
Pukul 13.00 – 17.00 WIB                : Belajar Membatik Tulis (Batik Tradisional)
Pukul 17.00 – 19.00 WIB                : Istirahat makan malam
Pukul 19.00 – 21.00 WIB                : Belajar Tari Lengger Tapeng
Pukul 21.00 – 06.00 WIB                : Istirahat

HARI KETIGA
Pukul 06.00 – 08.00 WIB                : Mandi dan Makan
Pukul 08.00 – 12.00 WIB                : Belajar Pembuata Gula Aren
Pukul 12.00 – 13.00 WIB                : Istirahat makan siang
Pukul 13.00 – 17.00 WIB                : Wisata Alam Air Terjun
Pukul 17.00 – 19.00 WIB                : Istirahat makan malam
Pukul 19.00 – 21.00 WIB                : Belajar Tari Lengger Tapeng
Pukul 21.00 – 06.00 WIB                : Istirahat

HARI KEEMPAT
Pukul 06.00 – 08.00 WIB                : Mandi dan Makan
Acara untuk TAMU WISATA
Pukul 12.00 – 13.00 WIB                : Istirahat makan siang
Acara untuk TAMU WISATA
Pukul 17.00 – 19.00 WIB                : Istirahat makan malam
Pukul 19.00 – 21.00 WIB                : Perpisahan Dengan Pertujukan Lengger Tapeng (Bersama TAMU       WISATA dan Warga)
Pukul 21.00 – 06.00 WIB                : Istirahat





KULINER KHAS WISATA NGLINGGO

                                              GEBLEK KHAS ASAL KULON PROGO

                                                   Foto : www.kangenjogja.com

Geblek merupakan sebuah makanan khas yang berasal dari Kabupaten Kulonprogo. Geblek hingga saat ini juga sangat dikenal sebagai makanan identitas lokal yang dimiliki oleh Kulonprogo. Makanan yang terbuat dari tepung tapioka basah ini memiliki rasa yang gurih terlebih dengan bumbu bawangnya. Bentuknya yang unik dan biasanya bulat dengan warna yang berwarna putih bersih membuat makanan ini lebih menarik untuk dinikmati khususnya bagi wisatawan yang berkunjung ke Kulonprogo. Geblek ini biasa dinikmati dengan menggunakan tempe benguk yang juga merupakan makanan khas Kulonprogo. Jika Geblek akan dijadikan oleh-oleh, biasanya dibeli dengan wujud mentah yang akan digoreng ketika akan dinikmati secara langsung. Tentu saja rasanya akan terasa nikmat jika dinikmati selagi hangat. Geblek mentah dapat bertahan sekitar 4 hari, jika tidak dimasak selama waktu tersebut kemungkinan adonan Geblek akan menjadi keras dan mengurangi rasa jika dimasak. Untuk memperoleh Geblek sebagai oleh-oleh, pembeli cukup mengeluarkan uang yang cukup murah sekitar sepuluh ribu rupiah, jadi jangan khawatir masalah harga makanan ini. Jika Anda berkunjung ke Kulonprogo,Geblek adalah salah satu makanan yang direkomendasikan untuk dibeli. Bahan baku dari Geblek berasal dari tepung tapioka atau tepung kanji. Hanya saja tepung tapioka yang digunakan untuk membuat Geblek adalah tepung tapioka yang basah. Untuk membuat geblek yang baik dan enak mula-mula tepung tapioka basah dikukus namun tidak sampai matang. Setelah itu tepung tapioka yang memadat itu dipilin ( diplintir/digilas sambil dibumbui garam ). Kemudian adonan yang sudah berbumbu garam ini dikukus lagi selama kurang lebih 10 menit. Adonan yang telah dipilin dan dibumbui garam serta dikukus ini lalu ditiriskan sebentar. Adonan tersebut kemudian dibumbui dengan bawang putih yang telah dilumatkan. Adonan setengah matang ini kemudian dibentuk bulat-bulat dan digandengkan masing-masing terdiri atas dua bulatan sehingga membentuk huruf 8. Adonan yang demikian ini sudah siap untuk digoreng dan disajikan. Geblek lebih maknyuss bila disantap dalam keadaan hangat. Artinya, begitu selesai digoreng sebaiknya segera disantap. Dalam kondisi hangat atau sehabis digoreng geblek akan terasa garing di bagian luar namun lembek dan sedikit kenyal di bagian dalam. Geblek yang baik adalah geblek yang tidak keras sehabis digoreng. Selain itu, geblek yang baik apabila digoreng akan terasa sedikit berongga di bagian dalamnya sehingga lebih memberikan kesan lunak atau empuk. Geblek yang baik juga berwarna putih sekalipun tanpa pewarna. Geblek yang baik juga berasa gurih karena perpaduan rasa dari garam, bawang, dan adonan tepung tapioca itu sendiri. Penambahan perasa lain (misalnya vetsin atau bumbu masak) akan merusak rasa asli dari geblek. Umumnya geblek disantap bersama besengek / tempe benguk yang juga menjadi salah satu makanan khas Kabupaten Kulon Progo. Keduanya disantap dalam kondisi hangat dengan ditemani teh hangat pula. Perpaduan ketiganya menimbulkan sensasi rasa di mulut yang cukup menggoda. Gurih, krispi bercampur kiyel-kiyel. Semua ini bisa Anda Dapatkan di Desa Wisata Nglinggo Samigaluh.